Kamis, 23 September 2010

sip

THE ANALYSIS OF POLITICS EVENTS AND DISCUSSIONS  orang-orang yang berani Syahid melawan orang-orang kafir seperti kata Anda sangat dibutuhkan memang betul. Tapi yang jelas bukan seperti Osama Bin Laden orangnya. Mengapa? Pada mulanya Al-Qaeda didirikan atas restu Amerika Serikat dan para anggotanya dilatih serta didanai oleh C.I.A. untuk menggempur rezim Komunis dukuingan Uni Soviet di Kabul, Afghanistan. Setelah rezim boneka Uni Soviet ambruk, pemerintahan Taliban dibentuk juga atas restu Washington tapi hanya untuk sementara. Pada akhirnya Taliban pun disingkirkan dari panggung kekuasaan setelah mereka tidak mau menyerahkan Osama Bin Laden yang dituduh melakukan penyerangan gedung WTC di New York dan Pentagon 11 September 2001. Ini sesuai dengan rancangan skenario kaum Zionis. Setelah perestiwa 9/11Osama sesumbar bahwa perjuangan Al-Qaeda adalah untuk membela dan membebaskan rakyat Arab Palestina dari cengkeraman Zionis Israel. Kata Osama Bin Laden, musuh utama Al-Qaeda adalah 1. Kaum Shiah 2. Yahudi 3. Israel dan 4. Amerika Serikat. Tapi anehnya dari empat musuh mereka, Al-Qaeda hanya satu kali bikin "pesta" di Amerika Serikat dan tidak pernah ada lagi perestiwa 9/11 jilid kedua. Sedangkan di Israel sama sekali belum pernah terjadi "pesta" apa pun, bahkan negara Zionis ini tidak tersentuh oleh Al-Qaeda. Di Republik Islam Iran belum lama ini banyak terjadi ledakan bom dilakukan oleh kelompok Sunni yang merupakan jaringan Al-Qaeda di Iran dengan tujuan mengguling kan pemerintahan Presiden Mahmoud Ahmadinejad yang terkenal anti-Zionis dan musuh Amerika Serikat. Jaringan Al-Qaeda lebih banyak "pesta" di negara-negara Muslim terakhir di Yaman dan Somalia yang telah banyak makan korban. Ada lagi pelaku bom bunuh diri juga dari jaringan Al-Qaeda yang banyak dilakukan di negara-negara Muslim, korbannya juga mayoritas orang-orang Muslim. Apakah pantas orang-orang ini disebut sebagai "Syahid" ? Bagi saya mereka adalah orang-orang SINTING!! Bagaimana pun juga bunuh diri adalah dosa apalagi mrngorbankan orang lain. Kalau Al-Qaeda berani menyerang Zionis Israel, mengadakan pesta di negara-negara yang bergabung dalam pengkeroyokan terhadap Iraq dan Afghanistan, itu baruuuuuuu namanya Mujahiddin. Tingkah laku Al-Qaeda patut dicurigai sebagai penkhianat. Sayangnya kebanyakan umat Islam sampai sekarang masih terpukau dengan "kehebatan" Al-Qaeda "menyerang" WTC dan Pentagon 11 September 2001, tapi tidak melihat kenyataan semuanya itu berlaku dari skenario imperialisme-Zionis internasional. Kita harus waspada terhadap para Mujahiddin palsu yang berjuang untuk kepentingan-kepentingan politik tertentu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut